Baterai adalah salah satu elemen penting yang terdapat pada HP (HandPhone). Hal pertama yang perlu diklarifikasi adalah bahwa usia baterai HP tergantung pada seberapa sering menggunakannya. Ini sangat tergantung pada elemen yang dihidupkannya, seperti layar, manajemen, serta optimalisasi aplikasi.

Pengguna juga harus mempertimbangkan bahwa baterai berkapasitas lebih tinggi atau dengan kata lain angka mAh lebih besar biasanya bertahan lebih lama. Secara umum untuk Menghemat baterai HP yang baik dimulai dengan mengisi daya baterai sebelum mati dengan sendirinya.

Menghemat Baterai HP

Atur Kecerahan layar

kecerahan-layar

Kecerahan layar adalah salah satu yang paling banyak menguras daya baterai. Oleh karena itu, jangan menggunakan kecerahan layar secara otomatis (Hindari adaptive atau auto-brightness). Kecerahan otomatis biasanya tampilan terang yang tidak terlalu dibutuhkan. Lebih baik mengaturnya secara manual ke tingkat yang rendah tetapi masih dalam tahap nyaman disesuaikan dengan terang atau redupnya lingkungan sekitar. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk memperpanjang waktu baterai.

Atur Waktu Tidur dan Kunci Layar

waktu-timeout

Aturlah waktu tidur layar (sleep atau timeout) pada waktu sesingkat mungkin. Ini berguna untuk menghemat daya baterai secara otomatis mematikan layar pada waktu tertentu sesuai keinginan pengguna dan menghindari pemakaian energi baterai ketika tidak digunakan.

Atur Waktu ON-OFF HP Otomatis

on-off

Aturlah Waktu ON-OFF HP secara otomatis. Fitur ini dapat difungsikan dan berguna untuk memperpanjang daya baterai, secara otomatis mematikan smartphone pada waktu tertentu sesuai keinginan pengguna dan menghindari penggunaan energi baterai ketika tidak digunakan sama sekali.

Gunakan Background Statis atau Berwarana Hitam

Gunakanlah latar belakang atau Wallpaper yang statis atau diam dan tidak menggunakan latar belakang gambar bergerak. Latar Belakang yang bergerak dapat mengurangi daya baterai, karena setiap digunakan mengatur sistem untuk memproses gambar, terlebih lagi jika latar belakang tersebut menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Jika ponsel menggunakan layar tipe AMOLED, Super AMOLED, seperti kebanyakan perangkat kelas atas, gunakanlah latar belakang berwarna gelap atau Hitam. Wallpaper berwarna hitam dapat meningkatkan daya tahan baterai karena layar tipe AMOLED atau Super AMOLED hanya menerangi atau memproses piksel yang berwarna. Download background Wallpaper Hitam Statis disini.

Matikan Fungsi Getar dan Haptic Feedback

vibrasi

Matikanlah fungsi getar atau vibrasi (vibrate) atau Haptic Feedback pada perangkat model lain, kecuali jika benar-benar dibutuhkan untuk menambahkan kesadaran terutama getar untuk panggilan masuk. Fungsi Vibrasi ini benar-benar menggunakan banyak energi untuk menggetarkan ponsel.

Matikan haptic feedback juga buzz atau suara yang didapatkan dari mengetik pada keyboard atau sentuhan pada layar seperti Suara Sentuhan (Touch Sound), Bergetar saat disentuh (vibarte on touch), Suara kunci layar (screen locking sound), dan Nada tombol nomor (dial pad tones).

Matikan Fitur Konektivitas

Matikan Fitur konektivitas seperti GPS, Bluetooth, NFC, Wi-Fi dari ponsel setiap kali tidak membutuhkannya, karena fitur ini pada umumnya jarang digunakan kecuali pada saat tertentu ketika dibutuhkan. Hal ini akan meningkatkan daya tahan baterai pada perangkat Android karena dengan mematikannya dapat mengurangi beban sistem untuk memprosesnya.

Hanya mengaktifkan GPS, Wi-fi, Bluetooth dan NFC selama dibutuhkan, meskipun fungsi ini mengkonsumsi daya yang sangat kecil, nuamun tidak perlu untuk menggunakannya setiap saat, terutama jika tahu persis kapan diperlukan. Jika jarang menggunakan Wi-Fi, maka aturlah Wi-Fi agar tidak selalu aktif meskipun pada saat tidak digunakan, karena setelan standar dari bawaan biasanya aktif meskipun saat tidak digunakan dan ini mengurangi daya tahan baterai.

Untuk mengatur Wi-fi agar tidak menguras energi baterai:

  1. Buka “Setelan” atau “Settings”.
  2. Buka WLAN.
  3. Tekan Menu “Lanjutan” atau “Advanced” (jika tersembunyi, tekan tombol kiri paling bawah).
  4. Matikan semua fungsi yang ada didalamnya.
  5. Kembali Ke Menu Awal dan Pastikan fitur WLAN dalam keadaan off atau dimatikan dan hidupkanlah jika hanya benar-benar dibutuhkan.

Matikan Fitur Fungsi OK Google

oke google

Fungsi suara untuk pencarian pada fitur OK Google adalah fitur fantastis dan sering sangat fungsional, karena dapat melakukan pencarian tanpa mengetik dan dapat menggunakan pendekteksian dari suara. Tetapi hal ini dapat mengurangi daya tahan baterai, terutama jika kita jarang sekali menggunakannya atau hanya menggunakannya sesekali.

Untuk memperpanjang energi baterai, maka matikanlah fitur OK Google dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Buka Aplikasi “Google” hingga muncul Menu dengan 3 garis mendatar.
  2. Atau langsung ketuk Tulisan “Google” yang berwarna-warni pada kotak pencarian, kemudian ketuk huruf “G”.
  3. Ketuk Menu dan kemudian masuk ke “Setelan” atau “Settings”.
  4. Pilih “Suara” atau “Voice”.
  5. Matikan semua fungsi yang ada didalamnya.
  6. Pastika “Deteksi OK Google” atau “OK Google Detection” dalam keadaan dimatikan.

Matikan Sinkronisasi Otomatis (Auto-Sync)

sinkronisasi-gmail

Fitur sinkronisasi biasanya diperbarui setiap sekitar 15 menit secara otomatis menurut pada pengaturan standar. Matikan fitur sinkronisasi otomatis (auto-sync) untuk akun Google, jika tidak perlu pembaruan sinkronisasi untuk setiap aplikasi pada akun Google. Dengan mematikan fitur ini juga dapat menghemat baterai, karena sistem tidak akan terus bekerja setiap waktu untuk sinkronisasi secara online. Fitur Auto-Sync pun berlaku sama untuk setiap aplikasi seperti Twitter dan lainnya, Kecuali ingin selalu difungsikan agar perlu update atau mengetahui pemberitahuan terbaru seperti aplikasi Facebook dan juga WhatsApp.

Untuk melakukan pengaturan fitur Sinkronisasi Otomatis pada akun Google:

  1. Buka “Setelan” atau “Settings”
  2. Pilih “Akun” atau “Accounts”.
  3. Pilih Akun “Google”.
  4. Ketuk Nama email akun gmail.
  5. Untuk mematikan fitur sinkronisasi, maka kosongkan centang pada semua kotak untuk setaip aplikasi yang terhubung.
  6. Kecuali untuk “kontak” atau “Contacts” mungkin ingin tetap disinkronisasikan untuk difungsikan sebagai cadangan atau “backup” jika tidak sengaja kontak telepon terhapus, maka fitur ini bisa mengembalikan kontak terhapus. Ini pun berlaku untuk “Google Photos” dan lainnya jika ingin difungsikan sebagai cadangan.

Gunakan Aplikasi Penting Versi Terbaru

Menjaga aplikasi dengan menggunakan versi terbaru yang terupdate sangatlah bermanfaat. Ada alasan pengembang terus-menerus memperbarui aplikasi, dan sebagian besar untuk meningkatkan kinerja, keamanan, memori atau optimasi baterai. Menjaga aplikasi diperbarui juga berarti memiliki optimasi terbaik yang tersedia. Demikian juga, menghapus aplikasi lama yang tidak lagi digunakan, karena ini mungkin dapat menjalankan proses di latar belakang yang terkadang tidak disadari yang dapat menguras memori dan baterai.

Setelah memastikan aplikasi yang sering digunakan terupdate, kemudian dapat melihat kinerja setiap aplikasi tersebut satu-persatu untuk memeriksa apakah telah ereka dioptimalkan untuk daya tahan baterai. Hal ini dapat dilakukan dengan mudah, hanya dengan membuka “setelan” atau “settings” dan pilih “Battery” atau “baterai”. Dari sana dapat melihat aplikasi dapat dioptimalkan dan mengubahnya, walaupun mungkin fitur ini tidak tersedia untuk setiap versi android, tapi setidaknya masih dapat melihat seberapa besar penggunaannya.

Hapus Widget atau Aplikasi yang tidak diperlukan

Hapuslah widget yang tidak perlu, terutama aplikasi yang selalu terhubung ke internet, seperti widget cuaca. Jika memiliki beberapa widget di layar depan yang terus-menerus sinkronisasi dan memperbarui seperti Twitter, reddit, cuaca, Gmail ataupun aplikasi lain yang sejenis, maka hal ini dapat mengurangi daya tahan baterai. Nonaktifkan aplikasi jika tidak dibutuhkan dan hanya membukanya ketika dibutuhkan.

Untuk menghapus widget, tekanlah beberapa saat pada ruang kosong di layar, kemudian tekan widget tersebut sambil menariknya ke tempat sampah di bagian atas atau bawah layar (tergantung pada merek smartphone). Hal ini tidak akan menghapus widget tersebut dari sistem android, namun hanya menonaktifkannya dan bisa dikembalikan lagi jika diinginkan dengan melakukan hal yang hampir sama yaitu menekan layar beberapa saat pada tempat kosong, kemudian mencari widget tersebut dan dapat mengembalikannya.

License: CC-BY-SA Creative Commons License
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
  1-5, average: 5,  1  votes
loadingstarsLoading...
☝️