Baterai adalah salah satu elemen penting yang terdapat pada smartphone atau HP (Hand-Phone). Ada beberapa Tipe Baterai yang digunakan pada HP. Namun Energi didalamnya tidak bertahan selamanya.

Beberapa perangkat memiliki layar yang menguras energinya hampir setiap waktu, bahkan tanpa disadari oleh pengguna sehingga menyebabkan Baterai HP cepat habis. Secara umum untuk Menghemat baterai HP yang baik pada telepon pintar dimulai dengan mengisi daya baterai sebelum mati dengan sendirinya.

Macam-macam Tipe Baterai

Nickel Cadmium (NiCd)

Nickel Cadmium digunakan pada HP teknologi lama. Bahan kimia yang digunakan dalam baterai NiCd tidak ramah lingkungan, dan pembuangan limbah yang kaya akan Cadmium merupakan masalah yang semakin meningkat. Ini adalah jenis baterai ponsel termurah.

Nickel Metal Hydride (NiMH)

Nickel Metal Hydride (NiMH) mengklaim lebih unggul dari NiCd karena tidak mengandung Cadmium. Ini terbuat dari bahan yang tidak beracun dan ramah lingkungan. Jenis ini juga memberikan kapasitas yang lebih tinggi dalam kaitannya dengan ukuran dan beratnya.

Lithium Ion (Li-Ion)

Lithium Ion (Li-Ion) adalah teknologi terkini dan paling populer untuk baterai HP. Satu-satunya kelemahan nyata baterai ini adalah harganya mahal. Karena itu, jenis ini cenderung dipasok pada smartphones kelas menengah keatas. Ini merupakan Baterai yang lebih ringan dari jenis NiMH, dan memiliki masa pakai yang lebih lama. Baterai tipe ini dapat rusak oleh pengisian daya yang berlebihan.

Lithium Polymer (Li-Po)

Lithium Polymer (Li-Po) adalah teknologi terbaru dan tercanggih untuk baterai HP. Ini merupakan jenis yang sangat ringan, tidak terpengaruh efek penggunaan memori dan akan memberikan kapasitas baterai lebih besar hingga 40% dari jenis NiMH dengan ukuran yang sama.

Jenis baterai Li-Ion dan Li-Po terkadang sedikit bermasalah jika terus digunakan ketika kehabisan energinya. Oleh karena itu benar-benar keputusan yang baik untuk mengisinya sebelum energinya benar-benar habis, katakanlah dari 20 persen menjadi 90 persen, daripada mengisi sampai penuh dan menggunakannya sampai menghabiskan energi. Namun perawatan baterai ini terdapat perbedaan pendapat, jadi untuk setiap tip yang dikemukakan mungkin ada seseorang yang mengatakan tidak ada bedanya.

Keterangan

Kebanyakan smartphone menggunakan sebuah baterai yang dinamakan lithium-ion atau lithium-polymer. Keduanya sebenarnya memakai tipe lithium-ion yang berarti kita dapat mengisi baterai dari tingkat manapun. Kita tidak perlu menghabiskan daya baterai untuk kemudian diisi ulang energinya, dan tidak perlu pula untuk mengisinya sampai 100%.

License: CC-BY-SA Creative Commons License
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
  1-5, average: 5,  1  votes
loadingstarsLoading...
☝️