Pengertian dan Urutan Planet dalam Tata Surya

By | Update Terakhir : March 11, 2017

Planet adalah sebuah benda langit yang memiliki lintasan dan kecepatan tertentu yang selalu beredar mengelilingi atau mengorbit kepada matahari/bintang.

Planet yang mengitari matahari secara penuh dalam satu putaran disebut sebagai revolusi. Sedangkan waktu yang dibutuhkan sebuah planet dalam satu kali revolusi disebut sebagai kala revolusi atau satu tahun planet. Planet yang berputar atau mengorbit pada porosnya disebut sebagai rotasi. Planet memerlukan waktu satu kali rotasi disebut sebagai kala rotasi.

Pada setiap planet mempunyai lintasan maya yang berbentuk elips disebut dengan orbit. Hal inilah yang membuat planet tidak bertabrakan satu sama lain. Setiap planet yang tetap pada orbitnya dipengaruhi oleh adanya gaya gravitasi Matahari. Semakin jauh jarak planet dari Matahari maka orbit planet tersebut semakin panjang.

Setiap planet memiliki lintasan orbitnya sendiri. Pada awal abad 17 Johanes Kepler membuktikan bahwa lintasan pada orbit planet-planet pada tata surya memiliki bentuk elips atau lonjong serta letak matahari berada di salah satu titik fokus elips tersebut.

Planet dikelompokkan menjadi dua, yaitu planet dalam dan planet luar. Planet dalam terdiri dari Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Sedangkan planet luar terdiri dari Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Kelompok ini dipisahkan oleh bumi sebagai pembatas.

Ciri-Ciri Planet Luar dan Dalam

Ciri-Ciri Planet Dalam:

  1. Mempunyai permukaan yang padat
  2. Terbentuk dari logam dan batu
  3. Memiliki satelit yang jumlahnya sedikit
  4. Tidak mempunyai cincin

Ciri-Ciri Planet Luar:

  1. Terbentuk dari helium dan hidrogen
  2. Mempunyai cincin serta atmosfer yang tebal
  3. Memiliki banyak satelit

Urutan Planet dalam Tata Surya

Berikut adalah urutan planet terdekat sampai terjauh dari Matahari:

1. Planet Merkurius

Image:Planet Merkurius

Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari. Nama merkurius di ambil dari nama dewa perdagangan bangsa romawi. Karena merkurius berada paling dekat dengan matahari, hal ini membuat suhu permukaan pada siang hari dapat mencapai 400 derajat celcius, namun disaat malam hari akan turun hingga mencapai 180 derajat celcius. Merkurius merupakan planet terkecil yang ada dalam tata surya, akan tetapi mempunyai berat yang hampir sama berat dengan bumi. Hal ini karena Planet Merkurius disusun dari besi yang sangat besar hingga berdiameter 3.600 km. Dimana waktu yang paling tepat guna mengamati Planet Merkurius adalah pada waktu menjelang pagi atau senja.

Ciri-Ciri Planet Merkurius:

  • Berotasi 58,64 hari
  • Berevolusi 88 hari
  • Memiliki Diamater 4.879 km
  • Suhu rata-rata 167 derajat celcius
  • Tidak mempunyai satelit
  • Jarak rata-rata dari Matahari 57,9 juta km
  • Tidak memiliki cincin

2. Planet Venus

Image:Planet Venus

Venus adalah planet kedua terdekat dari matahari. Venus berasal dari nama dewi cinta dan kecantikan dari bangsa Romawi. Bukan hanya itu, Planet Venus dikenal dengan sebutan bintang sore ataupun bintang kejora, hal ini karena Planet Venus dapat kita amati pada waktu sore hari dan juga saat sebelum matahari terbit. Planet Venus terlihat seperti bintang pada saat langit malam, hal ini karena Planet Venus mempunyai lapisan atmosfer yang tebal serta dapat untuk memantulkan sinar matahari dengan baik. Planet Venus merupakan planet terpanas yang ada dalam tata surya dan memiliki suhu hingga mencapai lebih dari 470 derajat celcius. Planet Venus merupakan satu-satunya planet yang dapat berputar searah dengan jarum jam.

Ciri-Ciri Planet Venus:

  • Berotasi 243 hari
  • Berevolusi 224,7 hari
  • Memiliki diamater 12.104 km
  • Suhu rata-rata 464 derajat celcius
  • Tidak mempunyai satelit
  • Jarak rata-rata dari Matahari 57,9 juta km
  • Tidak memiliki cincin

3. Planet Bumi

Image:Planet Bumi

Bumi adalah planet urutan ketiga dari matahari dan merupakan planet tempat manusia tinggal karena planetnya dapat dihuni. Hal ini karena Planet Bumi mempunyai suhu yang relatif tetap. Suhu di Planet Bumi dapat menjaga agar air tetap tersedia dalam bentuk cair serta dapat menjaga berbagai macam organisme penghasil oksigen tetap hidup. Tebal dari atmosfer Planet Bumi dapat mencapai 700 km yang sebagian besar atmosfer tersebut adalah nitrogen dan oksigen. Lebih dari 70% permukaan Bumi merupakan air dan 30% sisanya berupa daratan.

Ciri-Ciri Planet Bumi:

  • Berotasi 24 jam atau satu hari
  • Berevolusi 365, 242 hari
  • Memiliki diamater 12.756,3 km
  • Suhu rata-rata 15 derajat celcius
  • Mempunyai 1 satelit
  • Jarak rata-rata dari Matahari 149,6 juta km
  • Tidak memiliki cincin

4. Planet Mars

Image:Planet Mars

Planet mars adalah planet urutan keempat dari matahari. Planet Mars di ambil dari nama dewa perang serta legenda dari bangsa Romawi. Planet Mars dijuluki dengan sebutan planet merah. Hal ini karena permukaan Planet Mars memiliki warna merah yang berasal dari besarnya berkarat yang terdapat dalam seluruh permukaan dari Planet Mars tersebut. Permukaan Mars terdiri atas gunung-gunung berapi yang berukuran besar, lapisan es, lembah, serta sungai kering. Planet Mars mempunyai 2 buah satelit yang berukuran kecil, yaitu Phobos dan Deimos.

Ciri-Ciri Planet Mars:

  • Berotasi 9 jam 54 menit
  • Berevolusi 11 tahun 10 bulan 3 hari
  • Memiliki diamater 6.794 km
  • Suhu rata-rata -65 derajat celcius
  • Mempunyai 2 satelit
  • Jarak rata-rata dari Matahari 227,9 juta km
  • Tidak memiliki cincin

5. Planet Jupiter

Image:Planet Jupiter

Planet jupiter adalah planet urutan kelima dari matahari. Planet jupiter atau Planet Zeus berasal dari nama raja dewa-dewa dari bangsa Yunani kuno. Planet jupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya kita. Planet jupiter memiliki diameter sekitar 11 kali dari diameter Bumi dan memiliki yang berat sekitar dua kali dari jumlah berat seluruh planet yang ada dalam tata surya. Permukaan dari Planet jupiter diselimuti awan tebal yang sebagian besarnya terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Gaya tarik yang terdapat pada Planet jupiter sangatlah besar, hal ini dapat mengubah gas hidrogen menjadi cair. Sedangkan bagian inti Planet jupiter, memiliki tekanan besar yang dapat mengubah hidrogen menjadi logam padat.

Ciri-Ciri Planet Jupiter:

  • Berotasi 10 jam 40 menit
  • Berevolusi 29, 42 tahun
  • Memiliki diamater 139.822 km
  • Suhu rata-rata 50 derajat celcius
  • Mempunyai 16 satelit
  • Jarak rata-rata dari Matahari 778,3 juta km
  • Memiliki cincin

6. Planet Saturnus

Image:Planet Saturnus

Planet Saturnus adalah planet urutan keenam dari matahari. Planet Saturnus tidak padat, hal ini karena sebagian besar penyusunnya adalah gas helium dan hidrogen. Hanya di bagian inti Planet Saturnus yang sangat kecil terdapat batu padat. Angin di Planet Saturnus sangat kencang dibandingkan dengan badai yang terjadi di Bumi. Angin dapat berputar-putar tanpa henti dibagian ekuator dan memiliki kecepatan hingga 1.100 km/jam.

Ciri-Ciri Planet Saturnus:

  • Berotasi 10 jam 40 menit
  • Berevolusi 29, 42 tahun
  • Memiliki diamater 120.536 km
  • Suhu rata-rata -140 derajat celcius
  • Mempunyai 18 satelit
  • Jarak rata-rata dari Matahari 1443,5 juta km
  • Mempunyai cincin yang terdiri dari batu dan bongkahan es

7. Planet Uranus

Image:Planet Uranus

Planet Uranus adalah planet urutan ketujuh dari matahari. Planet Uranus diambil dari nama dewi langit Yunani kuno, yaitu Urania. Planet Uranus berjarak sekitar 2.872 km dari Matahari, sehingga dapat melakukan satu kali revolusi yang dibutuhkan sekitar 84 tahun. Letak uranus sangatlah jauh dari Matahari, hal ini dapat membuat permukaan Planet Uranus sangat dingin. Sinar Matahari membutuhkan waktu guna mencapai Bumi sekitar 8 menit, dibandingkan dengan Planet Uranus membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Di musim panas, Matahari akan bersinar selama 20 Tahun, sedangkan di saat musim dingin, kegelapan akan menyelimuti selama lebih 20 tahun lamanya. Pada musim gugur, Matahari akan terbit serta terbenam selama setiap 9 jam.

Ciri-Ciri Planet Uranus:

  • Berotasi 17 jam 14 menit
  • Berevolusi 84 tahun
  • Memiliki diamater 50.724 km
  • Suhu rata-rata -140 derajat celcius
  • Mempunyai 27 satelit
  • Jarak rata-rata dari Matahari 2.872 juta km
  • Mempunyai cincin
  • Planet Uranus berwarna hijau kebiruan, hal ini karena atmosfer pada planet tersebut memiliki kandungan metana yang sangat tebal

8. Planet Neptunus

Image:Planet Neptunus

Planet Neptunus adalah planet urutan kedelapan dari matahari. Planet Neptunus memiliki diameter yang dapat mencapai hingga 50.500 km. Planet Neptunus pertama kali ditemukan 65 tahun setelah Planet Uranus ditemukan. Planet Neptunus memiliki warna yang tampak cerah biru kehijauan. Pengertian planet Neptunus dapat disebut sebagai planet pembuat ulah, hal ini karena Planet Neptunus sering beredar keluar dari garis orbitnya. Planet Neptunus dikenal sebagai kembaran dari Planet Uranus. Atmosfer di Planet Neptunus terdiri atas 1,5% metana, 19% helium, dan 80% hidrogen. Permukaan dari Planet Neptunus tertutup oleh lapisan es yang sangat tebal. Suhunya mencapai sekitar -223 derajat celcius.

Ciri-Ciri Planet Neptunus:

  • Berotasi 16 jam 7 menit
  • Berevolusi 164,8 tahun
  • Memiliki diamater 50.500 km
  • Suhu rata-rata -223 derajat celcius
  • Mempunyai 14 satelit
  • Jarak rata-rata dari Matahari 4.500 juta km
  • Mempunyai cincin
  • Atmosfer dari Planet Neptunus terdiri dari es, metana, air, helium, gas hidrogen, dan amoniak

kedelapan planet yang sudah disebutkan di atas adalah semua planet yang mengelilingi matahari. Ada satu planet lagi yang terlupakan yaitu adalah Pluto. Pluto pada awalnya termasuk kedalam kelompok planet yang mengelilingi matahari. Namun, karena Pluto dianggap bukan sebuah planet maka pluto dikeluarkan dari kelompok planet. Demikianlah ulasan mengenai Pengertian dan Urutan Planet dalam Tata Surya semoga bermanfaat.

rating offrating offrating offrating offrating off (No Ratings Yet)
loadingratingLoading...

Leave a Reply

Your email address will not be published.